 | Category: | Movies | | Genre: | Romance |
Beautiful!! One word that i've got while watching this... Not the actors and actress, neither the themesong, the setting, the flow, the place, nor the scene. But it is everything.... Maybe you can deal with this kind of relationship if u've been finding out what love is.... They talked much,,,the chemistry was so real,,the eyecontact,,their conversation was so natural,,,their emotions couldn't stop growing,,,they were 2 humans in a different world but they can make a deal with their relationship without feeling necessary to say crucial love words.... Platonic lovers neither.... and i love it....
Starring Ethan Hawke, Julie Delpy and Directed by Richard Linklater It's the 2nd sequel after Before Sunrise..Oh yeah Julie sang a nice song in this film...
Trying to grasp a beauty of true love? Watch it.....
oh did u get me so mellow? oh no no please no   | Category: | Books | | Genre: | Science Fiction & Fantasy | | Author: | Neil Gaiman |
"Oh sorry to say...I was a lot disappointed reading this after i'd watched the film." Gue ga tau ya kalo misalnya gw baca bukunya dulu baru nonton filmnya tanggapan gw akan berubah ato ngga...dan apakah karena saduran english ke indo nya agak caur sehingga mempengaruhi keputusan gw tersebut di atas..well, poin dari gw kenapa gw bisa punya pernyataan di atas adalah, jalan cerita di buku banyak yang beda (bahkan jauh beda) dengan di film. Dan menurut gw, jalan ceritanya sama skali ga klimaks dan membosankan,,walaupun gw akui gaya berceritanya bner2 deskrptif dan adventure minded (and i liked that).. Ada lagi, karakter captain Shakespeare di film ternyata replacement (no Shakespeare in the book-red) buat tokoh yang dibuat sama Neil di buku..dan ini bner2 membuat garing,, Hal, lainnya adalah endingnya yang tidak memuaskan. Sedih banget deh harus maparin hal bgini. pdhl pak Gaiman udah capek2 bikin novel dan pas difilm-kan ternyata jauh beda, yang mungkin aja memperbaiki apa yang ada di buku.. Tapi yg bisa gw dapet dr sini, kalo biasanya lbh banyak org kecewa ketika nonton sebuah film dibanding membaca novelnya, (khusus case novel yang dilayarlebarkan), tapi ini sebaliknya. Dan, gw akui lagi... proses pembuatan filmnya yang digarap sama Mathew Vaughn sang sutradara emang incredibly rock, krn bisa2 ngubah cerita yang ga klimaks gitu jadi klimaks pas di film, dan lbh pas dengan jalan cerita barunya, and so much entertaining!
Ok guys that was my point of view... Saran gw, mungkin anda bisa coba baca novelnya dulu baru nonton filmnya, siapa tau kasus harry potter (kecewa pas nonton filmnya karena lo ud baca bukunya yang lbh mengasyikkan) tidak terulang pada Stardust..Heheh..... atau coba lo baca novel versi inggrisnya....it'll make any senses right?
     | Stardust | Nov 25, '07 9:54 PM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Science Fiction & Fantasy |
Awesome!! I'd like to recommend you, especially you the sci-fi and fantasy freaks, to watch this movie. Based on the novel written by Neil Gaiman, an English author of science fiction and fantasy, it wasn't like another American film. Mixes of adventure, romance, and comedy.The ending was so good, but it was not so unique if imay say.. I'ts so fairytale ending! Hehehe.. But the story goes dramatically raise to the climax and it was awesome.. love it! There were a lot of funny things poured into the film, so you won't be too seriously stun on it. You may see Robert De Niro act like in no other film he'd played. Claire Danes was beautiful in that pilgrim dress.. Sienna Miller goes more feminine i thought... Well, i think you'll tend to watch this film over and over again.  Good job for FISIPERS (pers mahasiswa fakultas ilmu sosial dan politik UI) yang udah ngadain acaranya bareng BBC siaran Indonesia, bertajuk "Seminar Global Warming & Klinik Jurnalisme". Event ini diadain secara terpisah. Klinik Jurnalisme diselenggarakan pada Sabtu, 10 November 2007 di seminar room Miriam Budiardjo Resource Center, FISIP UI. Sedangkan Seminar Global Warming diselenggarakan pada Senin, 12 November 2007 di Bloc Cafe FISIP UI.
Kedua acara ini bisa dibilang sukses banget melihat anemo peminatnya yang meluap (mungkin karena topiknya yg menarik dan gratis pula!). Apalagi pas Seminar Global Warming, karena ada iming-iming bakal dibagiin goodie bag+t-shirt+map+pulpen untuk 50 orang pertama, orang-orang udah pada ngantri di depan bloc dari jam setengah 1 siang. padahal acaranya baru mulai jam 2 loh. Saking padatnya peserta seminar hari itu, ruangan bloc cafe di fisip ui sampai penuh, sekitar 120 orangan dipaksa berjubel disana. Tapi sayangnya gara-gara calon peserta itu pada rebutan jadi yg pertama, mereka ngga mau ngantri, sehingga barisan amburadul dan dempet-dempetan...huaaa udah kyk sarden....Untungnya panitia akhirnya memberikan goodie bag dkk itu ke 100 orang pertama yang artinya bertambah 50 orang dari yang diberitahukan sebelumnya. Padahal poster baru ditempel hari Jumat tgl 9 November 2007 yang bisa dibilang mepet. Hebat kan?
Pemandangan seperti itu cukup fenomenal untuk ukuran crowd di depan bloc. Alhasil banyak orang yang memperhatikan dan pengen tau ada apa sebenarnya.
Acara Seminar Global Warming yang dipersembah khusus oleh Fisipers dan BBC siaran Indonesia ini dimulai hampir pas banget jam 2. Pembicaranya ada Kuki S. (penulis buku 'Bumi Makin Panas'), Drs. Azam M (Kepala Penanggulangan Kerusakan Lingkungan), dan Dra. Kusharianingsih (Sosiolog Lingkungan). Selain itu acara juga dimeriahkan oleh band dari mahasiswa FISIP yang oke oke pastinya. acaranya berlangsung khidmat dan penuh antusias dan diliput juga oleh wartawan.
Selain bagi-bagiin goodie bag, panitia juga menjual tas bertuliskan "I (simbol bola dunia) EARTH" dengan harga Rp 6000 plus buletin terbaru FISIPERS yang baru terbit senin kemarin. Huaaa....tambah seru kan?
Akhirnya seminar selesai jam 5 sore.. dan peserta yang udah registrasi segera mendapatkan sertifikat. Waaaaaw....akhirnya.....seneng ngeliat ternyata cukup banyak yg peduli sama Global Warming. Dan semoga acara-acara kayak gini bakal diadain lagi bahkan dikembangkan lagi khususnya oleh mahasiswa Ui lain dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
| |